Saya pendukung pelaksanaan busway, karena udah barang tentu akan memudahkan transportasi khususnya bagi saya yang belum memiliki kendaraan pribadi. Selain itu juga karena kenyamanan dan kecepatannya.
Tapi kali ini saya menyadari betapa buruknya implementasi 4 koridor baru ini. Terkesan sangat dipaksakan launching-nya.
Ceritanya begini… Sepulang kuliah sekitar jam 21.45 saya memasuki halte busway Salemba. Dengan harapan masih ada bus dari Ancol yang lewat, akhirnya pada pukul 22.10 datang juga bus-nya. Ini bukanlah bus sapujagat atau bus terakhir dari Ancol. Tujuan saya adalah halte Mampang. Jadi saya harus transfer melalui halte Matraman dan Halimun. Dari Salemba sebenarnya saya sudah pasrah aja kalo nanti cuman bisa sampai Halimun / Kuningan, karena bus terakhir dari Pulogadung ke Dukuh Atas via Matraman berangkat pukul 22.00, sama halnya dengan bus sapujagat di koridor lainnya. Dari Salemba ke Matraman tidak ada halte lain, karena sangat dekat. Biar lebih jelas, silakan lihat rute busway berikut ini: Read the rest of this entry »




