Seringkali sebel ketika memakai windows explorer untuk membuka sebuah folder / directory yang di dalamnya terdapat banyak compressed file, tiba – tiba nge-hang atau lama sekali responsnya. Hal ini terjadi karena windows explorer membaca compressed file (.zip, .cab) untuk ditampilkan dalam folder tree.
Sedikit googling, ketemu link http://ftp.cac.psu.edu/pub/ger/documents/WindowsXPChanges.html. Ternyata cukup simple, hanya dengan menjalankan perintah di command prompt / run :
regsvr32 %SYSTEMROOT%\System32\zipfldr.dll /u
(%SYSTEMROOT% bisa diganti dengan C:\Windows), gangguan tersebut terselesaikan
.
Ada juga beberapa shortcut yang bisa menambah produktifitas. Di environment Windows, sudah distandarisasi berbagai shortcut keyboard. Beberapa yang sudah sering saya gunakan adalah General keyboard shortcut (copy, paste, select all, alt+tab, alt+shift+tab, dll), Microsoft natural keyboard (Win+R, Win+E, Win+D, Win+L, dll), dan Microsoft Office shortcut (Ctrl+PgUp, Ctrl+PgDn di Excel, bisa digunakan juga di Firefox).
Selengkapnya ada disini:
http://support.microsoft.com/default.aspx?scid=kb;en-us;Q301583
Dari link ini, ada yang baru saya tahu, ternyata ada shortcut yang bisa digunakan di Remote Desktop Connection (MSTSC)
.
Selain itu, ada lagi shortcut tapi tidak semua komputer yang terinstall Windows XP bisa menggunakannya. Kalau tidak salah, tergantung pada VGA dan monitornya.
Coba tekan CTRL+ALT+UP ARROW (panah atas), atau CTRL+ALT+LEFT ARROW (panah kiri), dan seterusnya.
Jika beruntung, maka tampilan layar akan terbalik tergantung pada arah panah yang ditekan.
Mungkin standarisasi inilah yang menjadi salah satu penyebab keunggulan MS Windows dibanding OS lain (misalnya *NIX / Linux) yang minim shortcut standar di environment GUI-nya, baik di gnome, kde, atau desktop env yang lain. Yang paling standar di Linux tidak banyak, contohnya seperti shortcut Ctrl+PgUp / Ctrl+PgDn di console, Alt+F1 – F7 untuk pindah terminal, Ctrl+Alt+BkSp dan Ctrl+Alt+Plus / Ctrl+Alt+Minus di XWindow System.
Apa sih gunanya shortcut? Selain lebih cepat n produktif, tidak capek musti geser lengan untuk meraih mouse





March 20, 2007 at 10:28 am
Karena Microsoft berkuasa penuh terhadap windows-nya (tentu saja dunk). Bandingkan Linux yang penuh dengan standar… standar SuSE, standar Debian, standar KDE, standar Gnome yang satu sama lain berbeda. Bu Iin sang Maskot Linux ada tanggapan?
March 24, 2007 at 12:55 pm
sang pencita windows sejati,
jutru karena ada perbedaan standar di antara distro itu membawa rahmat bagi semesta alam
hi … hi …
March 25, 2007 at 7:28 pm
rahmat bagi semesta alam? bisa dijelaskan lagi?
March 28, 2007 at 11:45 pm
nah karena berbeda akan mempererat persatuan gitu
saya g bisa debian ajarin donk yang bs RED HAt
so bs tuker2an ilmu
nyambung gak ya ?
apa malah ngaco ?
April 4, 2007 at 12:08 pm
emang bener di windows banyak kombinasi shortcut yang memudahkan kita buat bekerja dengannya, but di linux dengan standar yang diusung ma Desktop Environment (terutama KDE dan GNOME) banyak sekali kombinasi shortcut yang lebih memudahkan kita buat memanage aplikasi, mulai dari system KDE-nya sendiri sampe aplikasi2 bawaannya KDE (such as konsole dll…)
tapi buat semuanya.. hampir2 ga ada beda antara windows dan linux, cuman masalah pembiasaan.
April 28, 2007 at 11:09 am
di KDE bahkan bisa bikin shortcut seenak udel ! kalu kamu orang kreatif segala macem bentuk shortcut bisa terapkan, mau kombinas berapa tombol juga terserah.. !!1 dan uniknya di KDE ada yang namanya KDCOP / DCOP semacam interface dari masing program yang dapat di excute dari luar dan dbiuat untuk komunikasi antar program. contoh paling simple , DCOP Kmix ada yang namanya increacse_volume() , tinggal bikin shortcut alt+1 (misalnya) actionnya set sebagai call DCOP => application Kmix, action increase_volume dan viola !! volume anda bertambah jika kowe orang mijit ctrl+1 :p
Liat aja nanti di KDE 4 yang bikin XP Vista (yang udah ngejiplak abis MAC dan KDE) kagak ada seujung kukunya
peace !
June 13, 2008 at 10:55 am
aku sudah lama pake jendela,kemudian aku mulai mikir kemashlatan dari program tsb,so what jendela identik dg bajak laut ato hal lain yg ada hubungannya dg bajak membajak,kalo beli license mana ada uang.islam menganjurkan agar kita jgn mendekati brg haram…kan gitu….
lalu aku pindah ke mandriva dan pc linuxos enak kok cometible lagi.
aku merasa bahagia ternyata …pake linux membahagiakan dan lebih banyak tantangan(krn open source).
ku harap lewat pintu lebih baik dari pada lewat jendela.
suatu saat kita akan kembali ke open source…
bangkit Indonesia, stop pembajakan