(Lagi – lagi) Sekelumit info tentang virus.

Apa itu virus, worm, trojan, backdoor, spam / spamming, dan hoax?

Bila kita sering berhadapan dengan komputer, terlebih lagi internet dan sering berkomunikasi dengan surat elektronik alias imel alias e-mail, mungkin tidak begitu asing dengan istilah – istilah tersebut.

Istilah – istilah tersebut mengambil istilah dari bidang ilmu lain, dan memiliki makna yang hampir serupa.

Mari kita definisikan satu persatu istilah – istilah tersebut dari kacamata ilmu komputer

  • virus = program software yang mampu mereproduksi dirinya sendiri dan biasanya mampu menyebabkan kerusakan pada file atau program lain pada komputer yang sama. Virus yang sebenarnya tidak dapat menyebar ke komputer lain tanpa campur tangan manusia. (www.cogsci.princeton.edu/cgi-bin/webwn?stage=1&word=virus)
  • worm = program software yang dapat mereproduksi dirinya sendiri dan dapat menyebar dari sebuah komputer ke komputer lainnya melalui sebuah network / jaringan komputer (LAN, WAN, Internet). Worm menyebarkan dirinya dengan mengambil keuntungan pada fitur – fitur yang ada pada komputer (seperti e-mail, messenger, network). (www.cogsci.princeton.edu/cgi-bin/webwn?stage=1&word=worm)
  • trojan = program yang terlihat bagus, namun sebenarnya berisi sesuatu yang membuat kerusakan, misalnya virus atau worm. Program ini bisa saja terdapat dalam program, game, file document, spreadsheet, yang tanpa kita tahu, ada trojan di dalamnya. (http://www.cogsci.princeton.edu/cgi-bin/webwn?stage=1&word=trojan) Ingat kuda troya / trojan horse dalam film Troy kan?.
  • backdoor = kadang dikenal juga dengan sebutan trapdoor, yang merupakan cara yang sengaja tidak didokumentasikan untuk mendapatkan akses terhadap program atau servis / pada suatu sistem komputer. Backdoor dibuat oleh programmer yang membuat kode dalam program dan hanya diketahui oleh programmer itu sendiri. Backdoor lebih banyak berakibat pada resiko keamanan komputer. (www.cert.org/homeusers/HomeComputerSecurity/glossary.html)
  • spam / spamming = penggunaan media komunikasi elektronik untuk mengirimkan pesan dalam jumlah besar. Bentuk spam biasanya berupa iklan komersial. (http://en.wikipedia.org/wiki/Spamming)
  • hoax = adalah usaha untuk menipu orang lain agar mempercayai bahwa sesuatu yang salah adalah nyata. (http://en.wikipedia.org/wiki/Hoax). Meskipun kurang berhubungan langsung dengan dunia komputer, hoax sangat berpengaruh karena informasi yang ada di dalamnya. Hoax ibarat gosip, tapi informasi yang diberikan terkesan nyata. Bahkan banyak orang yang terperdaya.

Bagaimana? Sudah jelas? Sebenarnya masih ada lagi istilah lain seperti netbus, bugs, exploit, hacking (apa itu? tambah bingung… :P), mungkin lain kali akan dijelaskan.Dalam beberapa dekade ini, sudah banyak bertebaran virus / worm, dan banyak pula kerugian yang ditimbulkannya. Apalagi dengan adanya media e-mail dan internet yang mempermudah penyebarannya. Dari jaman dahulu ada virus yang menghapus file (seperti Michaelangelo), merusak chip (virus CIH), hingga ada virus yang menyebabkan network menjadi padat dan akhirnya down.

Virus / worm inipun kadangkala tidak hanya bertindak sekali, namun berulang kali, dan sebuah virus / worm kadangkala memiliki banyak varian dengan karakteristik yang hampir sama.

Kita ambil contoh worm Bagle yang memiliki varian Bagle.AD, Bagle.AG. Untuk beberapa definisi bisa dilihat di http://antivirus.about.com/cs/allabout/a/.

Mengapa virus dibuat?

Sangat sulit menjawab pertanyaan ini, karena setiap orang yang membuat virus mempunyai alasan sendiri untuk membuatnya. Beberapa alasan tersebut misalnya karena faktor psikologi (gagal dalam percintaan? mencari jodohnya? dipecat dari pekerjaan?), untuk menjatuhkan lawan bersaing, untuk memperoleh akses tertentu, dan lain sebagainya. Jadi hati – hati aja dengan orang yang paham benar tentang komputer. Baik – baik dengan mereka, kalau perlu beri makanan bergizi tiap hari, traktir nonton film, atau ajak jalan – jalan bareng ke mall. Kalau tidak, bisa – bisa nama kita tersebar di seluruh dunia dalam bentuk virus… hehehe…

Bagaimana mendeteksinya?

Sekarang telah banyak antivirus yang ‘mampu’ mendeteksi dan menghapus keberadaan suatu virus / worm. Namun kita tidak bisa begitu saja mempercayainya karena bisa saja antivirus malah bertindak sebagai virus dan bisa pula menyebabkan kita tidak nyaman dalam menggunakan komputer. Lho koq? Program komputer, virus, dan antivirus, semuanya adalah buatan manusia, jadi tidak bisa dikatakan sempurna. Ada antivirus yang seharusnya menghilangkan virus, tapi malah menghapus file. Kadang juga ada virus yang malah menghapus virus lain (kayak robinhood kali ya?)

Perlu diingat, mungkin ada semacam ‘pepatah’ yang bilang bahwa maling selangkah lebih maju dari polisi. Jadi jangan kaget kalau suatu ketika komputer anda kena virus, dan antivirus anda tidak mampu mendeteksinya.

Jika di komputer anda ada antivirusnya, hal itu bisa mempermudah anda untuk mendeteksinya. Bila ada virus yang masuk, maka akan ada peringatan bahwa ada ‘sesuatu yang berbahaya‘ yang memasuki komputer kita. Bila ada e-mail masuk, maka secara otomatis attachment akan diblokir dan diganti dengan tanda / tulisan peringatan (misalnya ATTACHMENT_BLOCKING_blablabla).
Biasanya yang diblokir adalah file seperti .exe, .com, .doc, .zip, .xls, dan lainnya yang bisa ‘dihinggapi’ oleh virus. Tapi karena antivirus tersebut terlalu ‘handal’, kadangkala attachment teman kita yang mustinya penting bagi kita jadi terblokir. Biasanya karena konfigurasi antivirus yang tidak memperbolehkan file seperti .exe, .doc, .xls, .com, dan lain sebagainya langsung ada di attachment. Jika begini ini, mungkin kita harus mengcompress (baca: zip) dulu file tersebut, bila perlu mengubah nama file dengan extension (akhiran) yang tidak lazim, misalnya .apa, .ddd, dst, tapi dengan sepengetahuan si penerima.

Namun, kembali lagi ke kita sebagai pengguna komputer. Kita juga harus jeli melihat informasi yang masuk. Mungkin saja nanti ada virus baru yang tidak kita ketahui. Latih kecepatan membaca kita. Biasanya suatu e-mail bisa dilihat kesimpulannya dari bagian akhir e-mail tersebut. Bila dirasa e-mail itu tidak ada kaitannya dengan kita, abaikan. Bila meragukan, cari tahu langsung dari sumbernya.

Ada virus yang menyamar jadi orang lain untuk mengirim e-mail dari komputer anda sendiri atau pengirim e-mail. Bahkan bisa saja virus di komputer anda mengirimkan ke orang lain tanpa anda ketahui.

Kita tetap harus waspada, tapi jangan berlebihan. Bahkan ada sebagian dari kita, karena terlalu was-was, setiap e-mail yang tidak diketahui sumbernya atau subject-nya, atau tanpa mengetahui isi e-mail sesungguhnya, e-mailnya langsung dihapus. Bisa jadi kalau e-mail tersebut adalah voucher hadiah beneran? hehehe….

Terus, apa yang harus saya lakukan?

Baca baik – baik informasi yang ada dengan cepat (jangan menghabiskan waktu untuk membaca e-mail satu persatu). Jangan cepat percaya terhadap informasi yang diberikan kepada anda, bisa saja informasi tersebut adalah hoax.

Jika anda sering mendapatkan e-mail berupa spam, abaikan! (kecuali anda berminat) Bila anda me-reply-nya, bisa jadi anda malah akan masuk dalam lingkaran setan spam.

Jika anda sering mendapatkan e-mail berisi virus (yang berhasil anda deteksi), segera beritahukan orang yang mengirimkannya, karena bisa jadi komputer pengirim sedang bervirus.

Bila pengirim tidak diketahui atau ternyata komputer pengirim tidak bervirus, coba lihat e-mail / internet header (yang berupa kumpulan informasi tentang bagaimana e-mail ini sampai ke anda).

Ilutrasi berikut merupakan e-mail / internet header dari sebuah e-mail bervirus. (Bila anda menggunakan Microsoft Outlook, bisa dilihat dengan: buka e-mail (double-click) -> View -> Options)

Dari ilustrasi, terlihat bahwa ada sebuah komputer dengan nama harry.org mengirimkan e-mail ini ke jaringan kita.

Bila hal ini terjadi, mungkin kita tidak bisa melakukan tindakan preventif, karena kita tidak tahu siapa harry.org itu.

Untuk itu, segera beritahu administrator anda untuk melacak komputer tersebut, sehingga tidak merugikan banyak pihak.

Last but not least, ikutilah nettiquette (etika ber-internet) dengan baik. (Mungkin lain kali akan dijelaskan apa itu etika berinternet).

Misalnya, bila anda mem-forward e-mail ini, hilangkan bagian yang tidak perlu, seperti footer atau distribution list people (To:, Bcc:, Cc:), tapi tetap menyebutkan sumbernya.
Terbayangkan bila nama anda / teman anda ada dalam distribution list, dan terkirim ke semua orang lengkap dengan alamat e-mail… bisa jadi santapan orang untuk spamming ataupun virus / worm mengirimkan pesan aneh – aneh ke dalam mailbox anda / teman anda.

original article by: aby

special for my friends, yang mengira imelku bervirus, sorry….

One Response to “(Lagi – lagi) Sekelumit info tentang virus.”

  1. mansur Says:

    minta tolong artikel tuk ngembaliin file yang di hidden virus donk? ok and sukses selalu.

    bye


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: